Postingan

Catatan Harian 14-09-2020 (Telat)

Gambar
Alhamdulillah hari ini adalah hari paling telat saya menulis catatan harian 😅. Semoga lain waktu bisa istiqomah nulis di pagi hari lagi. Telatnya saya menulis ini karena keadaan dan bukan disengaja. Tadi pagi saya bangun jam 5 WIB. Setelah sholat saya hanya bisa membuat tulisan evaluasi hari kemarin. Dan meninggalkan PR tulisan catatan harian di waktu seluangnya. Baru malam ini jam 19:47 WIB setelah sholat isya di rumah saya bisa menyempatkan waktu untuk membuat catatan harian. Walaupun telat tetap harus disyukuri. Barus 15 menitan menatap komputer malam ini, mata sudah terasa panas. Sepertinya minta untuk segera istirahat kembali. Demikian catatan hari ini, walau telat dalam penulisanan tetap diusahakan untuk dipublish. Semoga bermanfaat dan salam semangat. Catatan: -  Gambar oleh  Pexels  dari  Pixabay  

Evaluasi 13-09-2020 (Sakit hari ke 2)

Gambar
Alhamdulillah hari minggu kemarin adalah hari ke 2 saya sakit pilek dan demam. Sebagian besar waktu saya habiskan untuk istirahat tidur. Kegiatan pagi hari seperti biasanya, mulai dari memberi makan lele budikdamber sampai mematikan lampu rumah baru. Walau kepala agak pusing, saya mencoba untuk berkeliling melihat hasil pekerjaan tukang hari sabtu kemarin. Tak sengaja saya melihat peralatan ngaci tembok dan juga bahan acian (kalsium dan semen yang sudah diaduk). Langsung saja tanpa pikir panjang saya persiapkan ember dan perlatan untuk mencoba mengaci tembok bagian atas bekas pemasangan pipa listrik. Sambil terus menahan pilek dan pusing saya melakuan pengacian tembok bagian atas dengan menaiki tangga bambu yang sudah saya siapkan sebelumnya. Pekerjaan pun selesai. Saya berhasil mengaci tembok ukuran 10 cm x 200 cm. Dengan hasil lumayan halus untuk pemula yang dulu pernah sekali mengaci tembok kecil ukuran 1 x 1 meter 😁. Segera saya rapikan kembali alat-alat tukang dan kembali untuk m...

Catatan Harian 13-09-2020 (Sakit)

Gambar
Alhamdulillah hari ini hari ke dua saya terkena pilek. Ingus yang keluar juga sudah mulai kental. Sehingga membuat saya tidak terlalu pusing lagi. Hanya saja masih agak demam. Rencana pagi hari nanti saya akan berjemur sedikit lebih lama agar bisa mendapatkan manfaat optimal dari sinar matahari pagi. Sakit dalam agama islam yang saya pelajari adalah sebagai penghapus dosa kita di dunia. Sehingga dengan sakit dosa-dosa yang sudah dilakukan selama hidup bisa sedikit berkurang. Dengan sakit kita bisa lebih menghargai hidup sehat. Pengalaman sakit tersebut membuat kita untuk lebih giat menjaga kesehatan agar tidak terkena sakit yang sama lagi atau lebih parah. Sakit itu mengistirahatkan badan dari kegiatan sehari-hari. Kadang tanpa sadar kita terlalu memaksakan tubuh untuk melakukan suatu hal diluar kemampuannya. Dengan adanya sakit, kita diperingatkan untuk lebih memperhatikan kemampuan tubuh menanggung sebuah beban. Sakit membuat kita lebih dekat dengan orang-orang sekitar kita, terutama...

Evaluasi 12-09-2020 (Sakit)

Gambar
Alhamdulillah hari kemarin saya mulai sakit demam hari pertama. Mulai pagi hari setelah waktu subuh, badan terasa kurang enak. Hidung mulai meler, keluar ingus tapi masih encer. Kepala jadi agak pusing dan badan mulai demam. Saya melakukan aktivitas di luar rumah menggunakan jaket hitam kenang-kenangan dari pondok programmer dulu. Karena jika tidak pakai jaket, badan saya jadi kedinginnan. Dan mungkin saja kalau dipaksakan bisa menggigil. Saya termasuk orang yang tidak bisa terkena flu. Jika sudah kena pilek gitu berarti harus mengistirahatkan tubuh. Badan saya akan demam, tenggorokan seperti terkena radang. Kepala pusing karena mungkin pengaruh dari pilek. Karena itu kegiatan hari kemarin lebih banyak saya habiskan untuk istirahat tidur. Apa lagi saat ini sedang terjadi wabah covid-19. Dalam hati saya agak was-was "apa mungkin saya tertular ya?". Tapi saya positif thinking saja. Saya usahakan untuk tetap melakukan gaya hidup sehat. Makan secukupnya yang sehat-sehat, olahraga...

Catatan Harian 12-09-2020 (Asal Nulis)

Gambar
Membuat tulisan itu seperti mencurahkan isi hati. Kadang hasil tulisan yang sudah dibuat sama sekali tidak ada kaitannya antara paragraf. Hal ini mungkin yang kurang dipahami oleh pembaca awam. Mereka yang menginginkan bahan bacaan yang berkualitas dengan tema tertentu akan kecewa jika membaca tulisan bertemakan curahan hati. Karena setiap orang memiliki sudut pandang tersendiri. Hal itu membuat penulis harus pintar-pintar menghasilkan karya tulis general. Agar karyanya diterima oleh sebagian besar pembaca. Tulisan semacam itu pastinya akan mendatangkan keuntungan external. Berbeda jika karya tulis dibuat dengan berfokus untuk mencurahkan isi hati. Sekilas kebanyakan pembaca akan menilai tulisan ini kurang menarik. Tulisan yang berdasarkan curahan hati, itu berfokus untuk memuaskan diri penulisnya. Dan memang tujuan akhirnya adalah mencari keuntungan dari internal. Penulis bisa memetakan dirinya. Tau apa yang menjadi kelemahan dan potensi dirinya. Sehingga bisa mengoptimalkan kelebihan...

Evaluasi 11-09-2020 (Jum'at Ceria)

Gambar
01:00 WIB bangun sebentar untuk mematikan alarm. Saya akhirnya tidur lagi karena masih ngantuk. Ini karena kemarin saya tidur jam 22:15 WIB, setelah mengikuti zoom meeting. 04:00 WIB bangun lagi karena alarm HP berbunyi lagi tanda untuk melakukan persiapan sholat subuh. Kali ini saya segera bangun dan menuju kamar mandi untuk mandi pagi. Selesai mandi ternyata sudah jam 04:30 WIB yang berarti saya telat untuk mengikuti sholat subuh berjamaah. Dengan rasa bersalah kemudian saya sholat sendiri di rumah dan melanjutkan kegiatan dengan membaca Al-Quran. Saya berusaha untuk selalu rutin membaca minimal 2 lembar sehari agar menjadi bekal kelak di akhirat. 05:00 WIB saya menuju meja komputer untuk mulai menulis dan menyunting evaluasi hari kemarin yang saya catat dengan metode baru. Setiap momen pada hari kemarin mulai saya catat diwaktu yang bersamaan agar tidak lupa dan mudah nanti saat menulis evaluasi di akhir hari atau keesokan paginya. Semoga kegiatan ini bisa membuat perubahan menjadi ...

Catatan Harian 10-09-2020 (Dosa Tersembunyi)

Gambar
  Setiap manusia pasti berdosa. Dan penulis sadari bahwa dosa yang dimiliki seseorang jika ditampilkan seluruhnya, mungkin akan merubah pandangan dari lingkungan kita menjadi berbeda. Tertutupnya sebuah aib, itu adalah salah satu nikmat yang perlu kita semua syukuri. Ketika melakukan sebuah kesalahan ada beberapa point yang perlu diperhatikan.  Pertama, jika kesalahan tersebut bermanfaat ketika diketahui orang lain maka sebaiknya kita sampaikan ke publik agar semua orang tidak perlu melakukan kesalahan yang sama. Ini bisa menjadi salah satu amal baik. Kedua, kesalahan yang tidak perlu orang lain tau. Karena hal itu malah akan membuat dampak buruk bagi semua. Jika kita sudah bisa mengatasi kesalahan tersebut cukuplah disimpan saja. Sampaikan kesalahan / dosa tersebut hanya kepada ahlinya. Setiap manusia punya rahasianya sendiri atau ruang privasinya sendiri. Selama yang dia lakukan tidak berdampak buruk bagi diri dan lingkungannya. Hal itu tidak perlu dipermasalahkan. Mari kita...